Enjoy My Wild World :)

[FF] Hotel Boy – PROLOG


Tittle               : Hotel Boy – PROLOG

Cast                    : Lee Jinki

Another Cast : Victoria

Author            : Lia aka Liaegyo

Genre              : Gak Jelas (?)

Rating             : General

Namaku Lee Jinki tapi teman-temanku biasa memanggilku Onew. Satu minggu yang lalu aku baru menamatkan sekolah ku dengan nilai yang bisa dikatakan ‘indah’. Sebenarnya aku bukan siswa yang pintar sekali, masih banyak yang lebih pintar dariku. Menurutku aku hanya mempunyai nasib yang baik saja, dewi keberuntungan selalu berada di pihakku. Dari kecil aku selalu luput dari kesialan. Aku masih ingat saat aku masih SD aku pernah hampir tenggelam di danau, saat itu tidak ada orang di dekat sana. Aku hanya bisa berusaha semampuku berenang, tapi percuma kakiku kram. Aku hanya bisa menggapai apa yang bisa aku gapai. Saat aku sudah hampir menyerah tiba-tiba aku menggapai pohon kayu besar yang menyelamatkanku dari maut. Kemudian beberapa bulan kemudian saat aku dan teman – teman ku memanjat pohon didepan rumahku, dahan yang aku injak patah. Aku pikir aku akan mati (lagi), karena di bawah pohon terdapat pagar dengan ujung yang tajam yang cukup untuk membuat orang pergi ke surga dengan tenang. Tapi kenyataannya tidak begitu, saat aku akan jatuh baju ku tersangkut di dahan pohon yang patah itu. Keberuntunganku pun terus berlanjut sampai ke SMA. Punya pacar yang sangat terkenal di sekolah, nilai yang selalu bagus, ketua klub drama, sungguh masa muda yang menyenangkan.

Namun dewi fortuna perlahan – lahan menjauh dariku setelah tamat SMA. Lebih tepatnya pada saat hari kelulusan.

*flash back*

“baiklah kemudian kata sambutan mewakili siswa, Lee Jinki” Cho Songsaengnim memanggil namaku untuk memberikan kata sambutan mewakili siswa.

Aku bersiap – siap menyiapkan contekan pidato nanti di podium. Aku merogoh saku seragamku, kemana kertas itu? Aku merogoh saku celana tapi tidak juga aku temukan. Aiiissh pasti tertinggal di seragamku satulagi!! Aku tidak bisa apa – apa tanpa kertas itu!! Howwaaa..

“ya Lee Jinki silahkan memberi kata sambutannya” sekali lagi Cho Songsaengnim memanggil namaku.

Aku berjalan meuju podium dengan perasaan yang gugup. Aku tidak tahu apa yang akan aku katakan. Aaah!!

“eehhhm, selamat pagi. terima kasih atas kempatan yang diberika untuk saya sakarang ini.. eeem.. terimakasih untuk para guru – guru kami yang telah mendidik kami.. eemmm.. sehingga.. emm kami semua bisa lulus.. emm untuk teman – teman seperjuanganku, selamat menempuh kehidupan yang baru.. terimakasih” aku tidak mau lama – lama diatas sini! Howaaa apa yang aku katakan tadi! Sungguh memalukan!. Aku memikirkan pidato ku tadi, tanpa aku sadari saat aku akan menuruni tangga..

“BRUUUK.. aaawww” aku jatuh dengan bokong terlebih dahulu.

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHHAHA” satu aula menertawaiku. Aku tidak dapat menutupi rasa maluku. Kenapa bisa seperti ini!! Aaarrrgh! Aku lihat semua tertawa bahkan ada yang sampai menangis menertawaiku! Sial!

“Gwenchanayo Jinki?” Jung Songsaengnim membantuku berdiri tapi aku bisa lihat dia diam – diam tertawa dibelakangku.

“ne, gwenchana. Gamsahamnida songsaengnim”

Aku kembali ke kursi ku dengan perasaan malu yang teramat sangat.

“hhhmph Onew ah kenapa kau bisa melakukan hal yang sangat memalukan seperti tadi? Hahahaha ini tidak akan aku lupakan seumur hidupku! Jebal hahaha” temanku chansung merangkulku.

“PLAK!” aku memukul kepala Chansung.

“aaaw sakit!”

“aiish tega sekali kau menertawaiku begitu?” aku meninggalkanya begitu saja dengan parasaan kesal.

“Onew! Miaaan..”

Aku menuju ke lokerku untuk mengambil sisa barang ku. Aku menemukan notes disana “Aku tunggu di taman belakang jam 12. Sung Young.” Aku lihat jam sebentar lagi pukul 12. Aku segera menuju ke taman belakang menemui kekasihku yang merupakan adik kelasku. Aku lihat dia sudah duduk di bangku taman.

“mian jagi sudah menunggu lama”

“ne oppa duduklah” ia menggeser posisi duduknya untuk memberikan tempat untukku duduk.

“jagi kemarin aku membelikanmu coklat yang kata temanku enak” aku menyodorkan kotak berpita pink kepadanya.

“gomawo oppa, tapi aku tidak bisa menerimanya”

“wae? Kau marah kepadaku??”

“aniyo. Tapi aku menyuruhmu datang kesini karena ada yang ingin aku bicarakan”

“cepat katakan. Oppa sudah tidak sabar!” apa yang ingin ia katakan? Apakah ia mau menerima tawaran liburanku, atau ia akan memberikan hadiah kelulusanku? Aah aku sudah tidak sabaar! Cepat katakana jagi! Cepat!

“Oppa, aku tidak bisa bersamamu lagi! Aku sudah punya namja chingu yang lebih baik darimu! Baiklah aku pulang dulu, kau tidak usah mengantarku. Anyeong!”

Jleeb. Tiba – tiba hatiku sepeti tertusuk pisau yang sangat tajam. Sakit dan pedih. Kenapa ini bisa terjadi. Apa aku kurang baik kepadanya? Jadi selama ini dia tidak mencintaiku. Aaah aku patah hati untuk pertama kali! Ternyata begini rasanya!

JGERR. Ddrrrssssssssst (bunyi ujan)..

Aku menunggu hujan reda di depan pintu sekolah. Segerombolan yeoja yang sepertinya Juniorku mendekatiku dengan tersenyum.

“Onew Sunbaenim”

“Ne, ada apa?” ah, pasti ia ingin memberiku surat cinta seperti yeoja – yeoja lainnya.

“eem.. emm” ayo katakan.. katakan..

“Jinki Sunbaenim katanya kau jatuh di podium ya? Hhmmptt..” kata salah satu yeoja itu. Aku hanya bisa melongo.

“hhmmpt sungguh memalukan” kata yeoja satunya berbisik dengan teman disebelahnya dan langsung pergi tanpa rasa bersalah.

“Ya Tuhan kenapa aku ahri ini begitu sial! Belum pernah aku sesial ini!” bisikku dalam hati.

Setelah hujan reda, dengan langkah gontai aku menuju parkiran untuk mengambil sepedaku. Tapi aku terkejut karena aku tidak menemukan sepedaku disana. Padahal aku yakin sekali aku memarkirkannya disini! Aku tidak melihat seorang pun disekitar parkiran. Akhirnya aku memutuskan pulang berjalan kaki.

Saat ditengah perjalanan..

“SSPLAAAASS” sebuah mobil yang melaju kencang menyipratkan genangan air lumpur. Badanku basah kuyup. Baju putihku berwarna coklat sekarang.

“AAAAAAARRRRRGHHHH!!!!!! SIAL KAU MOBIL BRENGSEK!!!”

*flashback end*

Setelah tamat SMA ada saja kesialan yang menimpaku. Yang paling meyesesakkanku, saat aku tidak diterima di Universitas manapun dan Appaku menyuruhku bekerja selagi mengaggur menunggu ujian masuk universitas tahun depan.

Dan kesialan selanjutnya terus terjadi..  sudah belasan lamaran aku masukkan ke perusahaan kecil ataupun sekedar ingin magang. Tapi sampai saat ini dari lima belas surat lamaran yang aku kirimkan, tiga belas menolak lamaranku dan dua lagi belum memberikan jawabannya. Mungkin karena mereka membutuhkan tenaga yang berpengalaman. Bukan sepertiku yang baru tamat SMA.

***

Aku menonton TV dengan umma ku.

“Tok Tok Tok” seorang mengetok pintu rumahku dan ummaku segera membukakannya.

“nugu?” kataku kepada ummaku.

“ooh tukang pos mengantarkan surat ini untukkmu!” umma memberikan amplop hijau kepadaku. Di amplop itu terdapat tulisan “Shawol Hotel”. aaah! Ini salah satu tempat aku memasukkan lamaranku. Aku buka amplop itu dengan tidak sabar.

“CONGRATULATON. ANDA LULUS. TEST WAWANCARA AKAN DILAKUKAN PADA HARI SENIN DI SHAWOL HOTEL”

“UMMAAA!! Aku lulus test!” aku berlari menuju ummaku dan memeluknya.

“jinca? Chukae anakku..” Umma menciumku dengan sayang.

***

Pagi – pagi aku bangun tanpa menggunakan alarm. Lebih tepatnya semalaman aku tidak bisa tidur memikirkan interview hari ini. Sudah seminggu sejak aku menerima surat dari Shawol Hotel itu dan aku sudah mempersiapkannya dengan matang. aku memakai pakaian terapihku dan segera turun kebawah untuk sarapan.

“Jinki ah fighting!!” umma dan appa melepas ku dari depan pintu.

Aku berjalan dengan riang. Mood ku hari ini sangat baik sekali hari ini. Cuaca hari ini juga sangat mendukung. Cerah, secerah hatiku. Sambil berjalan aku menyanyikan lagu favoritku. Ahh sungguh pagi yang indah!

Ditengah perjalaan, aku melihat seorang nenek yang membawa dua kanton belanjaan yang berat. Aku tidak tega melihatnya.

“halmoni bisa aku bantu membawa bawaanmu sepertinya itu berat?”

“aigoo.. pasti kau penjahat!! Alasanmu saja mau membantuku padahal kau mau merampokku! Iya kan iya!!” ia memukulku dengan sayur yang ada di kantongnya.

“aniyo halmonim aku hanya ingin membantumu, jinca..”

“gotjimal!! Pergi kau penjahat!!!” ia mengejarku dengan memukulkan dengan sayuran. Semua orang mamandangku dengan tatapan sinis. Aku menutup mukaku dengan tas dan berjalan tanpa melihat kanan kiri.

“Jleeb” sepertinya aku menginjak sesuatu. Aku mengecek sepatuku ternyata aku menginjak kotoran kucing. Orang – orang yang tadinya menatapku dengan sinis berubah menertawaiku.

“aaaarrrghh siaaaaall!! Othoke??” aku mempercepat jalanku untuk mencari sumber air dan segera membersihkan sepatuku.

“semoga baunya segera hilang waktu sampai di tempat itu” doaku dalam hati.

@ Shawol Hotel

“permisi, ruangan interview dimana ya?” tanyaku dengan satpam hotel itu.

“ooh, anda naik lift ke lantai lima terus belok kanan”

“gamsahamnida”

Aku menuju lift dan menekan tombol lima sesuai petunjuk satpam tadi. Ada 3 orang didalam lift ini termasuk aku. Satu orang wanita dan satu orang laki-laki. Saat tiba di lantai tiga laki – laki itu turun. Tinggal aku dan wanita ini. Belum sampai lantai empat, lift mati secara tiba – tiba. Aku menekan tombol lift berulang kali tapi tidak ada hasil. wanita yang bersamaku sudah panik.

“toloong! Tolong buka liftnya!” wanita ini berteriak sambil menggedor-gedor pintu lift. Seperti yang aku baca, kalau kita terkunci di dalam lift kita tidak boleh mengeluarkan energi yang berlebihan. Jadi aku mencoba menenangkan wanita ini.

“tenanglah, jangan berteriak. Anda bisa menghabiskan oksigen di dalam lift ini. Oke? Tenang.. bantuan mungkin akan datang sebentar lagi. Tenang.. rilex.. pikirkan kalau kita hanya di ruangan biasa..”

Ia duduk disudut lift sambil memeluk lututnya.

“aku phobia ruangan sempit”

“oke aku mengerti, anda pejamkan saja mata anda dan membayangkan kalau anda sedang ditempat favorit anda” ia memejamkan matanya. Kami hanya diam.

“TING” pintu lift terbuka. Kami pun keluar dengan selamat.

Tanpa mengucapkan terimakasih wanita tadi pergi memasuki sebuah ruangan dengan terburu-buru. Aku pun sadar aku sudah terlambat interview. Saat aku tiba di depan ruangan interview aku melihat ada beberapa orang yang duduk di bangku yang sudah disiapkan.

“apakah interview nya sudah selesai?” tanyaku pada salah satu yeoja yang duduk di sebelah kananku.

“fuuuh.. interview belum dimulai sama sekali. Kami sudah menunggu hamper satu jam?” beber yeoja ini.

“satu jam??”

“ne, panitianya bilang salah satu penguji datang terlambat. Jadi waktu interview diundur sampai penguji datang” sambung yeoja itu bersemangat.

“ooh gamsahamnida..” fuuuh untung saja aku belum terlambat.

Akhirnya interview pun dimulai. Satu persatu peserta masuk silih berganti, dan keluar dengan ekspresi yang tidak dapat aku jelaskan.

“LEE JINKI”

Akhirnya giliranku. Aku memasuki ruangan dengan perasaan yang tegang. Tegang karena ini pertama kalinya aku melakukan hal semacam ini. Interview maksudku. Hoaaaaah! Doakan anakmu Umma!

Dihadapanku sudah ada lima penguji dengan muka yang tidak mengenakan. Hanya ada dua penguji wanita disana. Dan… ternyata salah satu pengujiku adalah wanita yang terperangkap di lift bersamaku. Katakan kalau ini bukan kebetulan?? Aaahhh! Entahlah ini nanti akan menjadi kesialan atau keberuntunganku.

“Perkenalkan dirimu!”

“Joneun Lee Jinki imnida”

Dan serangkaian pertanyaan dilontarkan silih berganti oleh para penguji sampai akhirnya aku keluar dari ruangan dengan perasaan lega. Semua pertanyaan dari penguji dapat aku jawab dengan baik walaupun belum tentu kebenarannya hahaha😀 tapi jujur aku agak tidak yakin aku bisa lulus tahap ini. Pertama karena aku dating terlambat, dan itu mungkin bisa mengurangi pointku. Dan yang kedua Victoria Sunbae, penguji sekaligus wanita yang terjebak bersama ku di dalam lift berdua, ia adalah salah satu manajer di Hotel ini. Dan aku ingat aku tadi… aaah!! Sudahlah… kalau tidak lulus mungkin jalanku memang bukan disini.

Setelah semua peserta selesai interview. Kami dikumpulkan dalam satu ruangan.

“terima kasih atas partisipasi kalian dalam mengikuti test ini. Langsung saja saya umumkan lima peserta yang lulus bekerja di Shawol Hotel” salah satu pengujiku tadi mulai mengumumkan peserta yang lulus.

Deg… deg… deg… jantungku berdetak cepat, tanganku dan kaki ku dingin menunggu hasil jerih payahku selama ini.

“Im Tae Sun”

Aaaahhh..

“Park Soo Ra”

Omoooo!!

“Shin Dongho”

Sepertinya aku gagal.

“Choi Minho”

Yasudahlah… aku akan mencoba mencari pekerjaan lain saja.

“dan yang terakhir LEE JINKI”

HAH??? Sepertinya namaku tadi disebut. Ada apa ya??

“selamat jinki-ssi kau lulus..”

“HAH AKU LULUUUS?? UMMAAA!!” aku berteriak sampai – sampai satu ruangan itu melihat kearahku.

“Mianhamnida…” aku membungkuk meminta maaf sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Aku terlalu senang.

“Baiklah mungkin Manajer Victoria yang akan menjelaskan selanjutnya” kata penguji yang tadi mengumumkan kelulusan.

“anyeonghaseyo… selamat untuk peserta yang diterima. Para peserta yang telah diterima akan terlebih dulu melewati lima tahap magang sebelum diterima menjadi pegawai tetap. Disitu kalian akan dilihat kalian pantas di departemen apa. Masing – masing orang di tempatkan di tempat yang berbeda. Dan satu tahap magang memakan waktu satu bulan. Peserta magang dengan point tertinggi akan mendapatkan reward dari kami” jelas Manajer Victoria panjang lebar.

Dan kami diberi masing – masing satu amplop oleh Manajer Victoria.

“baiklah amplop ditangan kalian adalah tempat dimana kalian akan magang pertama kali. Silahkan buka amplop kalian! Dan kalian akan mulai bekerja minggu depan” terang Manajer Victoria yang sekarang berdiri tepat di sampingku.

Aku mulai membuka amplop “ROOM BOY” tertera di secarik kertas di dalam amplop itu.

Yah… perjalananku akan segera dimulai!! Aku siaaaaaaappp!!!

Continued…

“HOTEL BOY : ROOM BOY (OH MY GOD!)

gimana – gimana?? komen nya yaa🙂

13 responses

  1. wigaondubu

    yeoboooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo..
    ya allaah..
    ku kiraaaa…
    ku kiraaa kamu mau bikin ff romancee..
    tapi malah komediiii..
    >,<
    komedi banget yeobo.. aku cekikikan sendiri bacanya..
    alur ceritanya jelas.. walaupun sedikit agak cepet buatku..
    terus narasi nya rapih…
    deskripsinya jelas..
    plotnya juga jelas..
    ngebaca nya enak..
    dialognya…
    hmmmm..
    mungkin karena baru prolog, jadi belum banyak dialog kali yaaa…
    tapi overall ff kamu bagusssss…..
    ga sabar nunggu part selanjutnyaaa..
    mian ya yeoboooo…
    baru komen…
    aku baru bisa ol soalnyaaaa…
    miss youuuuuuuuuuuuuuuu..
    mmmmuuuaaaaahhhhh…
    next part jgn lama-lama yaaaaaa…
    hwaiting!!!!!!!!!!

    18/12/2010 at 03:13

    • Gomawooo thankyouuu komeennya jagii!!
      huuuuu…
      iyaa!!
      ini lagi jalan ngerjain lanjutannya😀
      sabaaarrr yaaa!!
      sering – sering maen tempat akuu..

      miss u too🙂

      19/12/2010 at 13:18

  2. Storm

    onnieeeee…
    langsung peluk
    *sambil ngelirik wiga onn..

    ihhh…ada wiga onn hahaha..

    Lia onn..
    aku ninggalin jejak dulu ya..
    nanti aku main lagi..

    belum sempet baca akuuuu..
    peluk lagi..

    22/01/2011 at 06:16

    • wigaaa!! aku diupeluk nih??
      peluk juga doong??
      hahahha

      happy reading dear🙂
      peluk balik aaaaaaah!!!

      22/01/2011 at 09:45

  3. Storm

    Onnie! aku baca sekarang deh
    habisnya..daripada resah gelisah kan ya mau baca FF onnie ini..
    hakakak

    lucu onn..
    sumpe bener deh..baru liat Jinki dengan peran seperti ini..
    hakakak

    Part 1 nya dong onn..kekeke ^^

    22/01/2011 at 06:29

    • gomawooo thankyou sayaaang🙂
      seneng deh kamu mampir lagi kesini!
      :kiss
      ditunggu part 1 nya yaa??
      eh iya YM kamu apa??

      22/01/2011 at 09:46

  4. Storm

    YM aku? Aku aja onn yg invite onn..hehe..

    YM onnie apa?*nyengir kuda* hehe..

    22/01/2011 at 13:14

    • cabe_ijoo
      invite yaa sayang🙂

      22/01/2011 at 13:24

      • Storm

        dah ku invite ya onn ^^
        pokoknya yang ada tulisan stormy-nya itu aku
        hehe..

        26/01/2011 at 03:49

  5. Eonnika

    Hahahahahaaaa…
    *ngakak sampe glundung

    eonnii,,,, lucuuuu bgt,,,,
    hahaha,,, kereeennn,,,,
    kereeennn

    lanjutan,,, lanjutan…
    hehe

    09/02/2011 at 13:07

    • hahaha
      gomawoo thankyou dongsaeng🙂
      iya sabar ya sayang!
      sebenernya udah jadi sampe part3 tapi flashdisk eon ilang!
      jadi ngumpulin mood lagi buat nulis sambungannya!
      harap maklum yaaaa🙂

      17/02/2011 at 12:51

  6. qiqiionyulicious

    huhuhu , kesian onyu kuu .. sini aku kasi ayam *ga nyambung*
    eoon .. aku nunggu lanjutannya yaa..
    lucu , menghibur banget di tengah malam gini , daebak..

    13/02/2011 at 18:29

    • hehe
      thankyouu dongsaeng🙂
      sabar yaa sayang!?
      ada something trouble jadinya ngumpulin mood lagi hehehe

      17/02/2011 at 12:52

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s